RSS

MIOMA


Definisi
Mioma dalah tumor jinak otot rahim dan merupakan pembesaran otot polos rahim (miometrium) dan di isi dengan jaringan ikat, sehingga dalam kepustakaan dikenal juga istilah Fibromioma, Leimioma ataupun Fibroid . Biasanya berbentuk bulat atau lonjong.

Etiologi
Penyebab masih belum jelas tetapi asalnya disangka dan sel-sel otot yang belum matang.   Faktor-faktor yang berpengaruh antara lain:
  1. Tak pernah dijumpai sebelum menarche
  2. Atropi setelah menopause
  3. Cepat membesar saat hamil
  4. Sebagian besar masa reproduksi
Hormon estrogen bukan penyebab terjadinya mioma. Namun memang, tumor ini dapat tumbuh bila terkena estrogen. Hormon progesteron juga mengaktifkan proses perbanyakan sel tumor ini. Mengapa dan bagaimana juga belum diketahui. Pada wanita yang sudah masuk ke dalam masa menopause, ukuran mioma akan berkurang. Pada wanita yang sudah masuk ke dalam masa menopause, ukuran mioma akan berkurang.
Faktor-faktor lain yang juga berpengaruh adalah ketidakseimbangan emosi misal sering stres, daya tahan tubuh rendah, gaya hidup yang tidak seimbang, semua itu menyebabkan gangguan pada hormon dan kemungkinan timbul miom. Ukuran besar-kecilnya miom juga dipengaruhi oleh jumlah kalori pada tubuh karena timbunan kalori dalam tubuh mempengaruhi pertumbuhan miom. Makin gemuk seseorang, makin banyak timbunan kalorinya, dan membuat miom tumbuh cepat.

Jenis
1.      Mioma submukosa
Berada di bawah endometrium dan menonjol ke dalam rongga uterus. Jenis ini sering memberikan keluhan gangguan perdarahan. Mioma submukosa umumnya dapat diketahui dengan tindakan kuretase, dengan adanya benjolan waktu kuret, dikenal sebagai currete bump dan dengan pemeriksaan histeroskopidapat diketahui posisi tangkai tumor. Tumor jenis ini sering mengalami infeksi pada mioma submukosa pedinkulata. Mioma submukosa pedinkulata adalah jenis mioma submukosa yang mempunyai tangkai

mioma.jpg

2.      Mioma intramural

Terdapat di dinding uterus di antara serabut miometrium. Karena pertumbuhan tumor, jaringan otot sekitarnya akan terdesak dan terbentuk simpai yang mengelilingi tumor. Bila di dalam dinding rahim dijumpai banyak mioma, maka uterus akan mempunyai bentuk yang berbenjol-benjol dengan konsistensi yang padat. Mioma yang terletak pada dinding depan uterus, dalam pertumbuhannya akan menekan dan mendorong kandung kemih ke atas, sehingga dapat menimbulkan keluhan miksi.
mioma.jpg

3.      Mioma subserosa

Apabila mioma tumbuh keluar dinding uterus sehingga menonjol pada permukaan uterus diliputi oleh serosa. Mioma subserosa dapat tumbuh di antara kedua lapisan ligamentum latum menjadi mioma intraligamenter.
mioma.jpg

Epidemiologi
Berdasarkan otopsi, ditemukan 27% wanita berumur 25 tahun mempunyai sarang mioma, pada wanita yang berkulit hitam ditemukan lebih banyak. Mioma uteri belum pernah dilaporkan terjadi sebelum menars. Setelah menopause hanya kira-kira 10% mioma yang masih bertumbuh. Di Indonesia mioma uteri ditemukan 2,39%-11,7% pada semua penderita ginekologi yang dirawat. Selain itu dilaporkan juga ditemukan pada kurang lebih 20-25% wanita usia reproduksi dan meningkat 40% pada usia lebih dari 35 tahun

Gejala/gambaran klinis
-          Massa di perut bawah : penderita mengeluhkan merasakan massa atau adanya benjolan di perut bagian bawah
-          Pendarahan tidak normal : hipermenorea (pendarahan banyak saat menstruasi) karena meluasnya permukaan endometrium dalam proses menstruasi. Gangguan kontraksi otot rahim. Pendarahan berkepanjangan : akibat pendarahan penderita dapat mengeluh anemia karena kekurangan darah, pusing, cepat elah, dan mudah terserang infeksi.
-          Nyeri perut : Gejala nyeri tidak khas untuk mioma, walaupun sering terjadi. Hal ini timbul karena gangguan sirkulasi darah pada sarang mioma yang disertai dengan nekrosis setempat dan peradangan. Pada pengeluaran mioma submukosa yang akan dilahirkan, pada pertumbuhannya yang menyempitkan kanalis servikalis dapat menyebabkan dismenorrhoe. Dapat juga rasa nyeri disebabkan karena torsi mioma uteri yang bertangkai. Dalam hal ini sifatnya akut, disertai dengan rasa enek dan muntah-muntah. Pada mioma yang sangat besar, rasa nyeri dapat disebabkan karena tekanan pada urat syaraf yang menjalar ke pinggang dan tungkai bawah
-          Gangguan pertumbuhan dan perkembangan kehamilan :

      Kehamilan dapat mengalami keguguran
      Persalinan pramaturitas
      Gangguan saat proses persalinan
      Tertutupnya saluran indung telur menimbulkan infertilitas
      Kala ketiga terjadi gangguan pelepasan plasenta dan perdarahan

Pengobatan
1.      Agonis GnRH : Pengobatan dengan agonis GnRH mengobati mioma dengan membuat kadar estrogen dan progesteron alami turun, menempatkan Anda pada keadaan posmenopause sementara. Sebagai hasilnya, menstruasi berhenti, mioma mengecil dan anemia sering membaik. Dokter Anda mungkin meresepkan agonis GnRH untuk mengecilkan ukuran mioma sebelum dilakukan operasi. Kebanyakan wanita mengalami rasa kepanasan hebat di seluruh tubuh, saat menggunakan agonis GnRH. Contoh agonis GnRH adalah buserelin, nafarelin, tripoterelin, leuprorelin, dan goserelin.
2.      Progestin-releasing intrauterine device (IUD) . IUD yang berisi progestin dapat meredakan perdarahan hebat dan nyeri yang disebabkan oleh mioma. Progestin-releasing IUD hanya meredakan gejala dan tidak dapat mengecilkan ukuran mioma atau menghilangkan mioma tersebut.
3.      Androgen : Danazol, suatu obat sintetik yang mirip dengan testosteron, efektif menghentikan menstruasi, memperbaiki anemia, dan bahkan menyusutkan mioma dan mengecilkan rahim. Efek samping yang tidak menyenangkan, antara lain peningkatan berat badan, disforia ( merasa sedih, cemas, atau gelisah), jerawat, sakit kepala, pertumbuhan rambut yang tidak diinginkan, dan suara yang lebih dalam, membuat kebanyakan wanita enggan menggunakan obat ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar